Postingan kali ini saya tujukan kepada seluruh mahasiswa ilmu tanah. Terus terang inspirasi tulisan ini bermula karena kecewa dengan beberapa praktikan mata kuliah Fisika Tanah. So, siapapun yang membaca postingan ini dan merupakan praktikan-praktikan saya di Fisika Tanah tidak mengapa kalau tersinggung tapi biarkan jadi pembakar semangat. Kali, ini praktikan didominasi oleh angkatan 07 dan 08. Kira-kira angkatan 07 telah mempelajari ilmu tanah hampir 3 tahun dan anak-anak 08 hampir 2 tahun. Saya lebih menyarankan sebenarnya mata kuliah ini lebih awal diambil untuk lebih memahamkan bagaimana sebenarnaya fisik dari tanah.
Saya merasa kecewa dengan nilai-nilai yang saya anggap kurang memuaskan baik TP maupun respon yang diberikan. Bahkan beberapa tugas yang dibawa pulang kerumah ternyata nilainya masih di bawah standar yang ditetapkan. Jadi bingung bagaimana member nilai. Belum lagi Tugas Pendahuluan yang dikerjakan asal-asalan. Tapi yakinlah kali ini saya akan memberikan nilai seadil-adilnya. Sebagai asisten perasaan gagal sebenarnya sangat menghantui. Menjadi asisten praktikum artinya membantu dosen dalam memahamkan mahasiswa tentang teori yang diajarkan di kelas. Jadi, menjadi asisten praktikum bagi saya bukanlah suatu ajang untuk membuktikan bahwa saya atau anda adalah orang yang pintar.
Sebagai mahasiswa yang pernah mengambil mata kuliah ini saya sangat memahami bahwa beberapa mahasiswa mengambil mata kuliah ini hanya untuk menuntaskan mata kuliah yang wajib. Jadi, saya ingin menyarankan beberapa hal agar mata kuliah ini ataupun mata kuliah lainnya dapat menjadi mengasyikan. So lets see it….
1. Jangan pernah menanamkan dalam diri bahwa mata kuliah tertentu sangat sulit untuk meraih nilai yang bagus
2. Untuk menjadi mahasiswa berkualitas tanamkan sifat jujur tapi kalau tidak mau jadi mahasiswa berkualitas tips berikutnya bukan untuk anda
3. Mahasiswa berkualitas merupakan mahasiswa yang belajar untuk mencari ilmu dan memahamkan dirinya mengenai mata kuliah yang dipelajari. So, kalau ada yang ingin ditanyakan segeralah bertanya atau mencari jawabannya dengan segala media yang ada. Bila ada istilah-istilah asing jangan hanya mencari tahu artinya, tapi juga cari tahulah beberapa kasus yang berkaitan dengan istilah tersebut. Misal, kita mendengar bahwa bbm saat telah menuju ke biofuel. Cari tahulah mengenai apa yang dimaksud dengan biofuel dan darimana saja kita dapat memproduksi biofuel.
4. Yang paling penting kalau anda merasa anda mahasiswa ilmu tanah yang berkualitas usahakan jangan pernah membiasakan diri untuk menyepelekan tugas apalagi mengcopy paste tugas teman. Jangan pernah bangga dari nilai yang didapatkan dengan cara yang tidak jujur.
5. Jangan pernah merasa rendah dibandingkan dengan teman-teman yang lain percaya atau tidak selama kita masih mahsiswa yang normal dengan umur bukan dalam usia lansia maka daya tampung otak insya Allah sama saja dengan mahasiswa-mahsiswa yang lain. Masalahnya adalah apa saja yang kamu save dalam otak dan bagaimana cara kamu mensavenya. Contoh ungkapan yang menyatakan posisi menentukan nilai ada benarnya juga. Maksud saya adalah waktu kita belajar di kelas posisi belakang dapat mebagi otak menjadi beberapa bagian. Beberapa bagian otak kita gunakan untuk mendengarkan dosen tapi beberapanya kita juga gunakan untuk melihat, mendengar, bahkan menanggapi pertanyaan atau gossip yang dilancarkan teman di samping anda. Syukur-syukur bila tidak tidur. (pengalaman pribadi)
6. Tips untuk tidak mengcopy paste adalah cobalah mengambil literature dalam bahasa inggris dan translatelah ke dalam bahasa Indonesia sebagai bahan tugas jangan pernah menganggap berat. Pengalaman pribadi membuktikan bahwa ada banyak hal yang tidak kita dapat dibangku kuliah.
Mungkin kali ini hanya ada enam tips yang saya ingin berikan. Lain kali disambung lagi. Yang ingin saya samapaikan adalah jangan pernah merasa ilmu yang didapatkan selama 2 atau 3 tahun itu cukup untuk mendapatkan nilai yang terbaik dalam satu matakuliah. Tapi jadikan ilmu 2 atau 3 tahun untuk mendapatkan nilai yang bagus pada setiap mata kuliah.
0 komentar:
Posting Komentar